5 Karya Arsitek Indonesia Ini Dianugerahi Penghargaan Internasional

Weber Indonesia

Dunia arsitektur Indonesia bergerak semakin cepat, mengejar perkembangan gaya arsitektur negara-negara lainnya. Mulai dari arsitek muda hingga yang berpengalaman, saling berbondong menuangkan ide-ide desain bangunan yang segar dan inovatif, yang membuahkan prestasi membanggakan dan penghargaan bertaraf internasional.

Pengakuan atas inovasi rancang bangunan para arsitek Indonesia ini membantu menaikkan kepercayaan diri bangsa di bidang arsitektur. Tidak hanya itu saja, prestasi internasional yang ditorehkan pun ikut mengangkat kredibilitas arsitek Indonesia di mata dunia.

Sebagai sumber inspirasi, berikut lima karya arsitektur dalam negeri yang berhasil membawa harum nama bangsa di penghargaan berskala internasional:

Bima Microlibrary, perpustakaan umum karya SHAU Architect, berhasil memenangkan Architizer A+A Awards (Jury Winners and Popular Choice Winners) 2017 untuk kategori Architecture + Community. Konsep ramah lingkungan yang ditonjolkan melalui penggunaan ember eskrim bekas sebagai dinding lantai dua bangunan menjadi daya tarik tersendiri dari ruang publik ini.

Rancangan arsitektur residensial yang digagas oleh Budi Pradono Architects (BPA) ini berhasil mendapatkan Arcasia Awards for Architecture 2016. Penghargaan tersebut bisa diraih oleh Dancing Mountain House berkat keberhasilannya dalam menggabungkan konsep modern dan unsur tradisional.

Di tahun 2016, D-Associates juga berhasil mendapatkan penghargaan Arcasia Awards for Architecture melalui sebuah karyanya, sebuah private villa di Sanur, Bali, yang juga memadukan konsep estetis dan modern dengan unsur alam. Salah satu yang menjadi daya Tarik bangunan ini ialah kisi-kisi kaya transparan yang mengisi bagian inti rumah.

Omah Dara dirancang oleh PSA Studio dengan konsep down to earth, walau secara gaya arsitektur, bangungannya terlihat unik karena berbeda dari prototype –nya. Di tahun 2013, bangunan yang berfungsi sebagai boarding house remaja puteri ini berhasil masuk nominasi Aga Khan Award for Architecture 2013.

Sebelum terjun ke dunia politik, Ridwan Kamil merupakan seorang arsitek yang memiliki kemampuan desain bertaraf internasional. Pada tahun 2009, Rumah Botol, rumah pribadi yang ia rancang sendiri, berhasil dianugerahi Green Design Award oleh Building Construction Indonesia (BCI) berkat konsep green design yang diusungnya. Dibangun di atas lahan seluas 373 m2, fasad rumah Walikota Bandung ini dibalut 30 ribu botol bekas yang diatur sedemikian rupa guna menciptakan tampilan yang sempurna.

Produk Berkualitas, Untuk Hunian Berkualitas

Tentunya, penggunaan produk dan material yang berkualitas juga merupakan salah satu alasan mengapa kelima karya arsitektur tersebut berhasil memenangkan penghargaan berkelas Internasional. Untuk itu, jadikan produk berkualitas MU Weber seperti MU-408 ColorFill, MU-408 GranitFix, MU-408 ColorOutdoor, MU-600 DryShield, MU-830 PatchCrete, MU-443 RoofDeck Floor dan Weber.dry PUR Seal sebagai pilihan utama bangunan yang berkualitas.

 

 

 

Sumber:

https://mozaic.mataharimall.com/female/5-karya-arsitek-indonesia-ini-dapat-penghargaan-internasional/

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/04/13/wow-microlibrary-di-bandung-karya-shau-architect-jadi-juara-dunia