1st EDITION OF DKI JAKARTA AND FRANCE SEMINAR “Menuju Kota Tangguh dengan Pendekatan yang Berkelanjutan dan Cerdas”

Presiden Republik Indonesia telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke luar pulau Jawa. Setelah lokasi Ibu kota baru secara resmi diumumkan, pemerintah terus mematangkan skema pemindahan Ibu Kota Indonesia dengan bantuan berbagai pihak. 

Weber Indonesia

Saint-Gobain Indonesia diundang oleh kedutaan Perancis untuk berpartisipasi memberikan kontribusi dalam merumuskan konsep Ibu Kota Baru (Kalimantan) di BAPPENAS dengan tema sustainable building dengan konsep green buiding pada acara Seminar antara DKI Jakarta dan Perancis Edisi Pertama di Balai Kota Jakarta pada Kamis (28/11) lalu.

Konsep Green Building merupakan perencanaan bangunan dengan tujuan untuk membuat hidup yang lebih baik dan memenuhi kebutuhan manusia yang mencakup aspek kelestarian alam, kesehatan, dan sosial. Konsep ini berfokus pada 4 faktor utama: Efisiensi desain struktur; Efisiensi energi; Efisiensi air; Efisiensi material.

Selain itu Saint-Gobain Indonesia melalui MU-Weber, Gyproc dan Isover, juga diundang dalam memberikan ide untuk solusi Sustainable City kota Jakarta di Balai Kota (misalkan Polusi udara, waste management, water management). Sebagai bagian dari Saint-Gobain Indonesia, MU-Weber, Gyproc dan Isover terus berinovasi dalam menghadirkan produk-produk bahan bangunan yang berkualitas dan sustainable sehingga dapat menjadi solusi bagi bangunan Indonesia di masa depan.

 Hal ini juga penting karena banyak kota-kota yang berjuang dengan degradasi lingkungan, kualitas udara, kemacetan lalu lintasi, hingga kurangnya pasokan air, sanitasi, dan pengelolaan limbah. Jejak lingkungan kota akibat pembangunan yang tidak ramah lingkungan dapat membawa dampak buruk bagi sumber daya alam kita yang dibutuhkan untuk mempertahankan pembangunan ekonomi dan pengentasan tingkat kemiskinan di suatu negara.

Turut hadir dalam seminar ini antara lain Bapak H.E. Olivier Chambard Duta besar Prancis untuk Indonesia dan Deputi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua Tim Pelaksana Ibu Kota Negara (IKN) Imron Bulkin.