10 Tempat Wisata Indonesia Mengandung Nilai Artistik Tinggi

Weber Indonesia

Momen akhir tahun merupakan salah satu yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar masyarakat lokal Indonesia maupun mancanegara, tidak sedikit yang memanfaatkan momen ini untuk mereflesikan atau memanjakan diri untuk melepaskan “stress” setelah berakhitifas sepanjang tahun.

Telah diakui diseluruh dunia bahwa anugrah yang Tuhan YME untuk Indonesia dengan Negara Kepulauan, memiliki tempat-tempat wisata yang memiliki nilai-nilai artistik dan eksotik yang tinggi, dibawah ini adalah tempat-tempat wisata yang direkomendasikan untuk Anda yang ingin berlibur dengan memanfaatkan momen libur panjang.

Indonesia dengan keanekaragaman kultur seperti menjadi tradisi bahwa momen akhir tahun banyak dimanfaatkan untuk berlibur dengan keluarga.

Dibawah ini membahas beberapa tempat wisata di Indonesia yang memiliki nilai artistik tinggi.

1. Candi Borobudur, Yogyakarta

Bangunan bersejarah yang memiliki nilai artistik tinggi ini merupakan candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Borobudur merupakan peninggalan dari penganut ajaran Buddha Mahayana pada sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra.

Nilai artistik-nya tersematkan pada batu-batu besar yang tertata rapih tanpa semen, namun dengan sistem interlock (saling mengunci) yang terangkai membentuk bangunan Candi yang indah dan megah.

Menurut legenda setempat arsitek perancang Borobudur bernama Gunadharma, sedikit yang diketahui tentang arsitek misterius ini. Namanya lebih berdasarkan dongeng dan legenda Jawa dan bukan berdasarkan prasasti bersejarah. Legenda Gunadharma terkait dengan cerita rakyat mengenai perbukitan Menoreh yang bentuknya menyerupai tubuh orang berbaring. Dongeng lokal ini menceritakan bahwa tubuh Gunadharma yang berbaring berubah menjadi jajaran perbukitan Menoreh, tentu saja legenda ini hanya fiksi dan dongeng belaka.

Sumber : Wikipedia.

2.Danau Toba, Kolam Surga Sumatra Utara

Danau vulkanik yang terbentuk dari aktifitas gunung berapi ini merupakan danau yang paling cantik di Indonesia, tidak heran Danau Toba menjadi wisata primadona di Sumatra Utara. Dengan dilengkapi keindahan hutan pinus yang letaknya masih dalam satu kawasan dengan Danau Toba menambah kenikmatan dan nilai eksotis dari tempat wisata disini.

Nilai artistik yang dimilikinya terbentuk secara alami dari letusan gunung Merapi. Danau Toba terbentang luas sepanjang panjang 100 kilometer (62 mil), lebar 30 kilometer (19 mi), dan kedalaman 1600 meter (5200 ft). Toba merupakan Danau terbesar di Indonesia dengan memiliki warna air yang jernih yang membuat pantulan warna biru langit akan manambah nilai eksotisnya dari Toba.

3.Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Terletak di Indonesia bagian timur, Papua Barat menyimpan banyak kekayaan wisata yang tidak kalah indah dengan tempat wisata lainnya di Indonesia salah satunya Kepulauan Raja Ampat.

Raja Ampat menyajikan keindahan pemandangan bawah laut yang sangat indah menjadikanya salah satu spot diving terbaik di dunia. Tidak sedikit wisatawan dari mancanegara yang ingin menikmati pemandangan bawah laut Raja Ampat.

Jejeran batu karang berbalut warna hijau di tengah lautan biru yang menyajikan panorama luar biasa indah membuat Raja Ampat begitu mendunia menambah nilai eksotik dari tempat ini.

Di kepulauan Raja Ampat ini Anda akan menjumpai rangkaian-rangkaian keindahan artistik dari tempat satu ke tempat lainnya. Dimulai dengan keindahan Misool yang kemudian Anda akan menemukan Star Lagoon, hingga ke Pianemo.

4.Goa Gong, Pacitan - Jawa Timur

Goa Gong memiliki tingkat artistik yang tinggi terbentuk secara alami dengan gugusan stalatit dan stalakmit yang menempel pada setiap dinding goa tersebut. Tidak hanya itu beberapa batu yang terbentuk selama jutaan tahun itu diberi nama Jawa seperti Selor Giri, Selo Pakuan Buwono dan Selo Bantara Angin agar terlihat lebih menarik dan memiliki sensasi magis. Selain keindahan stalaktit dan stalakmit yang menghiasi ruangan gua, ada juga mata air (sendang) yang menurut penuturan warga sekitar memiliki kekuatan magis menyembuhkan beragam penyakit bagi mereka yang mempercayainya.

5.Batu Garuda, Pantai Tanjung Kelayang – Bangkabelitung

Indahnya tatanan batu granit yang berusia ratusan tahun yang tertata cantik dan rapih membentuk mirip kepala burung garuda menjadikanya bernilai artistik yang tinggi sehingga sangat memikat mata untuk melihat keindahanya, tidak heran jika ini dijadikan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi karena keindahannya yang luar biasa. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, susunan batu granit ini tersebut memiliki kekuatan mistis.

Batu Garuda terkenal juga dengan sebutan pulau Burung yang merupakan destinasi wisata yang lengkap. Ditambah lagi pada salah satu bagiannya, bisa sambal bersantai seru-seru bareng keluarga di Pantai Tanjung Kelayang. Nama Pantai Tanjung Kelayang disematkan pada pantai ini karena terdapat banyak burung kelayang di sekitar pantai.

6.Candri Prambanan, Yogyakarta

Lagi dari Yogyakarta. Salah satu kota yang pernah menjadi Ibu Kota Negara Indonesia ini memiliki tempat wisata yang memiliki nilai artistik yang luhur yakni Candi Prambanan.

Menjadi salah satu Candi termegah di Indonesia memiliki nilai sejarah dan artistik tinggi ini terletak di Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi dan menjadi salah satu ikon wisata di Yogyakarta yang sangat tersohor hingga ke mancanegara. Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO ini bisa menjadi alternatif pilihan wisata yang menarik untuk dikunjungi saat liburan.

7.Goa Cerme, Yogyakarta

Goa ini memiliki nilai sejarah karena kabarnya menjadi salah satu tempat pertemuan para wali untuk membahas rencana pendirian Masjid Agung Demak. Goa ini juga dihiasi oleh stalaktit dan stalakmit yang memberikan nilai artistik alami dan membangun nilai eksotis tersendiri. Goa yang panjangnya sekitar 1.5km ini terletak di Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sepanjang 1.5km Anda bisa mencoba menyusuri goa yang cukup menantang dengan kondisi goa yang lembab.

Keberadaan sungai bawah tanah yang jernih juga menjadi daya tarik tersendiri yang bisa dinikmati. Namun begitu, waktu terbaik untuk mengunjungi goa ini adalah pada musim kemarau, karena di musim hujan ketinggian air di dalam goa akan mengalami peningkatan sehingga lebih beresiko. Untuk menyusuri goa sebaiknya meminta pendampingan dari pemandu lokal dengan biaya tertentu.

8.Museum Angkut, Jawa Timur

Ini merupakan pusat wisata Jawa Timur yang menyuguhkan aneka koleksi kendaraan untuk angkutan dari zaman kuno hingga modern. Ada aneka sepeda, motor, mobil, hingga miniatur pesawat terbang yang dipajang untuk menarik banyak wisatawan. Dengan luasnya yang berhektare-hektare dapat memuat kurang lebih 300-an kendaraan yang di pajang di Kawasan ini

Terdapat beberapa zona yang didekorasi dengan setting landscape model bangunan dari benua Asia, Eropa hingga Amerika. Di Zona Sunda Kelapa dan Batavia yang merupakan Replika Pelabuhan Sunda Kelapa, dihiasi oleh beberapa alat transportasi kuno seperti becak dan miniatur kapal. Zona Eropa juga di setting seakan-akan berada di jalanan kota-kota di Prancis dengan mobil-mobil kuno eropa. Zona-zona tersebut menjadikan Museum ini memiliki nilai artistik yang tinggi yang berkesan classic dan modern.

9.Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Yogyakarta

Terletak di Jl. Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, di Keraton Yogyakarta kita bisa mengenal lebih jauh tentang budaya Jawa melalui berbagai peninggalan bersejarah yang ada di museumnya, dengan bangunan joglo dan pendhopo yang khas memberikan kesan Keraton Yogyakarta kental dengan symbol-simbol dan budaya Jawa.

Bangunan-bangunan Keraton Yogyakarta lebih terlihat bergaya arsitektur Jawa tradisional. Di beberapa bagian tertentu terlihat sentuhan dari budaya asing seperti Portugis, Belanda, bahkan Tiongkok. Bangunan di tiap kompleks biasanya berbentuk/berkonstruksi Joglo atau derivasi/turunan konstruksinya. Joglo terbuka tanpa dinding disebut dengan Bangsal sedangkan joglo tertutup dinding dinamakan Gedhong (gedung). Selain itu ada bangunan yang berupa kanopi beratap bambu dan bertiang bambu yang disebut Tratag. Pada perkembangannya bangunan ini beratap seng dan bertiang besi.

Sumber: Wikipedia

10.Tugu Monumen Nasional (Monas), DKI Jakarta

Monumen yang memiliki tinggi 132 meter (433 kaki) ini didirikan pada masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno dengan tujuan mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Tugu ini memilki mahkota lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Tugu Monumen Nasional terletak di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Keindahan artistik yang dimilikinya, menyematkan jasa arsitek Frederich Silaban, dan R.M. Soedarsono. Pada tiap sudut halaman luar yang mengelilingi monumen terdapat relief yang menggambarkan sejarah Indonesia. Relief ini bermula di sudut timur laut dengan mengabadikan kejayaan Nusantara pada masa lampau; menampilkan sejarah Singhasari dan Majapahit. Relief ini berlanjut secara kronologis searah jarum jam menuju sudut tenggara, barat daya, dan barat laut. Secara kronologis menggambarkan masa penjajahan Belanda, perlawanan rakyat Indonesia dan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia, terbentuknya organisasi modern yang memperjuangkan Indonesia Merdeka pada awal abad ke-20, Sumpah Pemuda, Pendudukan Jepang dan Perang Dunia II, proklamasi kemerdekaan Indonesia disusul Revolusi dan Perang kemerdekaan Republik Indonesia, hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern. Relief dan patung-patung ini dibuat dari semen dengan kerangka pipa atau logam, namun beberapa patung dan arca tampak tak terawat dan rusak akibat hujan serta cuaca tropis.

Sumber: Wikipedia

 

Keindahan-keindahan dan nilai-nilai artistik beberapa tempat wisata di Indonesia menjadikannya nilai-nilai luhur yang menjadikan daya tarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk tidak bosan-bosannya mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia.