3 Tanda Rumah Harus Segera Direnovasi

Rumah adalah istana bagi penghuninya. Itu sebabnya, tiap rumah umumnya dibuat senyaman mungkin untuk ditinggali. Namun seapik apa pun hunian kita, seiring waktu, akan tiba saatnya untuk direnovasi agar kembali indah dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Inilah yang justru kerap dihiraukan oleh penghuni rumah. Beberapa tanda tak dianggap penting, hingga akhirnya penghuni harus mengeluarkan biaya lebih karena kerusakan rumah yang kian parah. Lalu, apa saja yang sebenarnya menjadi penanda renovasi rumah harus segera dilakukan?

Kamar mandi tak lagi nyaman

Salah satu ruangan yang cukup penting adalah kamar mandi. Jika kamar mandi tak berfungsi dengan baik, maka kegiatan sehari-hari akan terganggu. Tanda yang jelas terlihat saat kamar mandi membutuhkan pertolongan adalah ditemukannya bocor pada plafon, kebocoran pipa saluran air, sampai lantai yang retak. Hal itu memang terlihat sepele pada awalnya, tapi jika dibiarkan bisa menimbulkan masalah serius, dan yang pasti akan membutuhkan perbaikan total berbiaya besar.

Ditemukan "peta nusantara" di tembok

Menyebalkan sekali ya jika menemukan bercak air berbentuk menyerupai pulau di tembokmu. Hal tersebut berasal dari rembesan air dari saluran pipa yang bocor, dan biasanya terjadi pada kamar mandi yang terletak di lantai atas. Sebulan atau dua bulan, kerugiannya memang belum terlihat. Namun tak menutup kemungkinan, rembesan itu berujung pada kebocoran yang mengenai ruangan lain, seperti dapur, ruang tamu, atau bahkan kamar tidur. Jika hal itu terjadi, bukan hanya biaya renovasi cukup besar yang dibutuhkan, tetapi juga dana untuk mengganti perabotan yang rusak terkena kebocoran.

Dinding retak

Rumah yang indah menjadi salah satu kriteria penting untuk hunian, karena di tempat inilah kita menghabiskan banyak waktu. Jadi, wajar bila kita kecewa saat mengetahui dinding retak, apalagi usia rumah masih tergolong baru. Perlu diketahui, penyebab utama dinding retak adalah unsur-unsur pembentuk bahan plesteran yang tak teraduk rata, seperti pasir yang masih tercampur tanah. Pada awalnya, dinding retak ini memang hanya akan mengganggu penampilan. Namun beberapa tahun kemudian, hal ini menjadi ancaman karena risiko keruntuhan bisa terjadi kapan saja.